Dendam Rindu

Dendam Rindu
Pusaran waktu memeluk dalam diam
Bara rindu semakin berkobar memenuhi hasrat
Pun juga malammalam lalu yang tertinggal
Tersisa memori suram mendekap sukma
Padahal ia perekam jejak yang kian memudar
Tersebab alunan suara kekasih memanggilmanggil
Bak riak hujan tibatiba datang memenuhi gentinggenting
Bergemuruh memecah keheningan berselaput kerisauan
Tinggallah kecemasan yang mendera, kala jarak berbicara
Katakata mati, rasapun terdiam bisu saat harapkan sebuah temu
Pada sebilah pedang bermata tajam
Yang sayatannya tak mampu meninggalkan luka
Semisal besi beradu besi , hanya suara denting yang mengharubiru, tersebab hati hampa tanpa pelukan rerindu
Mengenangnya adalah candu
Darahpun mengalir menagih jatah
Semisal dendam rindu yang tak tersalurkan
...
Sumenep, 290518



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilema Rindu